Pak AR guru Fisika

April 26, 2009

Rukyah Hilal Tua R-Akhir 1430 H

Filed under: Aktifitas - Administrator @ 8:09 am
HilalTuaSeen
HilalTuaSeen

Hilal Tua bulan Rabiul AKhir 1430 H, al-hamdulillah berhasil saya lihat di lokasi rukyah dusun Bendo, desa Ketitang, kec. Juwiring kab. Klaten Jawa Tengah. Lokasi rukyah tersebut berada pada koordinat Lintang Selatan =-7.67069471132726 dan Bujur Timur = 110.749461829748, posisi 95 meter diatas muka laut dan masuk pada wilayah zona waktu GMT + 07.

Selengkapnya di [ Hilal Tua R-Akhir 1430 H - SEEN ]

February 24, 2009

PTK : KBM Fisika

Filed under: KBM, Laporan - Administrator @ 3:38 am
PTK PakarfisikaPTK Pakarfisika

Sebelum ada program Sertifikasi, saya pernah melakukan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reasearch) di sekolah saya. Kala itu bagi saya iseng saja meneliti KBM yang saya lakukan. Sama sekali tidak pernah berharap kelak untuk ‘modal’ menggapai sertifikasi, sebab saya memang guru dan saya bangga jadi guru. Sekedar share, berikut Laporan Penelitian Tindakan Kelas yg pernah saya lakukan kala itu…

Selengkapnya di [ Pak AR Fisika ]

February 23, 2009

Face Book : trend baru ber-Internet

Filed under: Software - Administrator @ 8:37 am
Face Book..!
Face Book..!

Katanya udah merambah ke semua lini dan lapisan masyarakat. Tidak mengenal kasta dan pangkat, bahkan orang-orang penting dan elit di pemerintahan pun tidak ketinggalan mendaftar di FB ini. Bintang film dan selebriti juga tidak canggung-canggung memamerkan dirinya yg sudah punya FB. Apa itu Face Book, apakah ia sekedar diary…?

Selengkapnya di [ Pak AR Fisika ]

February 16, 2009

Komet Lulin: Tamu bulan Feb 2009 ini

Filed under: Coretan Ilmu - Administrator @ 7:26 am
Ada Komet..!Ada Komet..!

Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku. Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet. Komet yang cerah pastinya menarik perhatian ramai. nah, bulan Februari 2009 ini sebuah komet unik akan lewat…Dan kita di Indonesia bisa menyaksikannya, asal cerah.

Selengkapnya, silahkan kunjungi [ Komet Lulin di pakarFisika ] ini

February 6, 2008

Pak AR Guru Fisika

Filed under: Laporan, Aktifitas - Administrator @ 5:25 pm

Rumah Maya alternatif saya ada di:

http://pakarfisika.wordpress.com/

 

pakarfisika_dot_wordpress_dot_com

Terima Kasih atas kunjungan Anda…baik yang sengaja maupun yang tidak.. emoticon

 

Mengajarkan Relativitas

Filed under: KBM, Aktifitas - Administrator @ 5:18 pm

Memasuki semester 2, bagi guru khususnya yang mengajar kelas XII SLTA pasti akan dikejar-kejar target materi harus selesai. Karena 3 bulan ke depan UAN akan segera menghadang…

Sementara materi yang diajarkan tidak seluruhnya dapat divisualkan lewat media praktikum di laboratorium. Dan khusus pada semester 2 ini ada satu materi yang memang sangat rumit di visualkan. Ialah Relativitas.

Saya, secara pribadi dan tanpa mengurangi rasa hormat sesama guru yang berlainan kepercayaan, sebagai orang Islam mengajarkan Relativitas justru akanmenumbuhkan rasa percaya diri pada diri anak didik. Anehmemang, tetapi itulah yang saya alami.

Di agama Islam, diajarkan salah satu yang kita percayai kendati kita sampai detik ini belum mampu mencerna perihal:

Isra dan Mi’raj 

Dengan mapel Relativitas, dan sudah melalui sebuah penetilitian tindakan kelas (PTK), bahwa pendekatan agama mampu meningkatkan pemahaman anak didik pada materi yang oleh sebgian orang dinggap sangat njlimet ini.

Bagaimana tidak njlimet, kalau dua orang yang seusia lalu salah satu diantara mereka berdua pergi dan kembali bertemu, eh yang pergi kok malah usianya lebih muda…gara-gara ketika pergi tidak sekedar ke kota lainnya di muka bumi ini tetapi ke galaksi lain dengan pesawat yang super cepat mendekati 300.000 km/detik.

Berikut saya petikkan uraian yang bisa disampaikan kepada para siswa (yang Muslim):

Musthofa Kamal, seorang penulis asal Mesir pada tahun 1980-an pernah mengatakan bahwa hanya ada sekitar 10 orang saja yang mampu memahami teori Relativitas ini.

Relativitas, adalah teori yang saat ini menjadi pusat ilmu pengetahuan. Teori ini terdiri atas Relativitas Khusus dan Umum. Dua teori ini pun memiliki sejarah yang berbeda.

More...

 simbah Einstein sedang berpose…

Relativitas Khusus diterima dalam beberapa tahun setelah Albert Einstein mengumumkannya. Dan ini terjadi di tengah derasnya peristiwa-peristiwa ilmiah, dan karena ini menjawab pertanyaan yang membingungkan banyak ilmuwan. Teori ini juga memiliki kegunaan dalam bidang-bidang utama riset yang dilakukan saat itu, seperti fisika nuklir dan mekanika kwantum.

Saat ini, relativitas khusus menjadi alat sehari-hari bagi para ahli fisika yang meneliti susunan materi dan gaya yang menyatukannya. Relativitas Umum berlaku dalam skala yang jauh lebih besar, pada bintang-bintang, galaksi, dan ruang angkasa yang luas.

Dibutuhkan waktu lebih lama untuk diterima, karena teori ini tampaknya tidak memiliki kegunaan prakltis. Einstein menggunakannya untuk menjelaskan kesederhanaan dan tatanan di balik alam semesta. Teori ini baru dapat diuji tahun 1960-an setelah akselerator partikel raksasa dan perlatan lain ditemukan menjadi lebih kuat.

Relativitas khusus meramalkan bahwa ketika sebuah objek mendekati kecepatan cahaya, maka akan terjadi hal-hal ganjil sebagai berikut:

1. Waktu melambat:

Ini disebut dilatasi waktu. Ini diamati tahun 1941 dalam ekperimen partikel atom berkecepatan tinggi yang disebut muon. Ini juga ditunjukkan tahun 1971, ketika jam yang amat sangat akurat, diterbangkan dengan cepat keliling dunia di atas pesawat terbang jet. Setelah dua hari, jam itu berkurang sepersekian detik dibandingkan dengan jam yang sama di permukaan bumi, karena jam itu bergerak lebih cepat.

2. Objek mengecil.

Objek yang bergerak mendekati kecepatan cahaya, akan mengalami pemendekan sesuai arah geraknya. Kalau roket antariksa bisa bergerak dengan separoh kecepatan cahaya, panjangnya akan sekitar enam per tujuh panjang aslinya di landasan luncur. Efek ini sudah diteliti sejak tahun 1890-an.

3. Massa objek bertambah.

Ini artinya objek akan bertambah berat. Ini sudah diperlihatkan berulang kali dengan eksperimen partikel yang bergerak dengan kecepatan tinggi seperti elektron. Dari ide inilah Eistein mengembangkan rumus terkenalnya E = mc². Mungkinkah manusia bisa bergerak secepat cahaya? Seiring bertambahnya massa orang tersebut, maka gaya yang dibutuhkan untuk membuatnya bergerak lebih cepat lagi juga terus bertambah. Pada hampir kecepatan cahaya, massa akan begitu besar sampai gaya yang dibutuhkan untuk memberikan dorongan ekstra itu akan sangat besar sampai mustahil. Akibatnya kecepatan cahaya tidak akan benar-benar tercapai.

Lalu, bagaimana sebenarnya Rasulullah SAW ber ‘Isra’ wal Mi’raj..?

Link untuk DownLoad Silabus Fisika kelas XII SLTA versi PDF di blog [ktsp dot wp] nya pak Urip.

Link untuk  DownLoad Silabus Fisika kelas XII SLTA versi DOC di blog [ktsp @ massalaam dot wp] nya pak Bashir.]

Selamat mengajar moga semuanya Lulus UAN… Amien 19x.

January 27, 2008

انا لله و انا اليه را جعون : Selamat Jalan Pak Harto

Filed under: Tokoh - Administrator @ 12:16 pm

انا لله و انا اليه را جعون 

Turut berduka atas telah berpulang ke rahmatullah mantan Presiden RI HM. Soeharto pada Ahad (27/1) jam 13.10 WIB di RSPP Jakarta. Semoga Allah SWT memberikan yang terbaik bagi almarhum Pak Harto, dan keluarga yang ditinggalkannya. Amien…19x

selamat_jalan_pak_harto_pakarfisika.jpg

More...

Beliau memiliki biodata sebagai berikut: 

 

Nama:
H. Muhammad Soeharto
Lahir:
Kemusuk, Argomulyo, Godean, 1 Juni 1921
Agama:
Islam

Jabatan Terakhir:
Presiden Republik Indonesia (1966-1998)
Pangkat:
Jenderal Besar (Bintang Lima)

Isteri:
Ibu Tien Soeharto ( Siti Hartinah)

Anak:
Siti Hardiyanti Hastuti (Mbak Tutut)
Sigit Harjojudanto
Bambang Trihatmodjo
Siti Hediati
Hutomo Mandala Putra (Tommy)
Siti Hutami Endang Adiningsih

Ayah:
Kertosudiro
Ibu:
Sukirah

Alamat:
Jalan Cendana No.8, Menteng
Jakarta Pusat

Indonesia berkabung 7 hari 7 malam… 

Siapa Pak Harto..?

Selengkapnya dapat dibaca di Tokoh Indonesia dot Com

Selamat Jalan Pak Harto… 

November 25, 2007

Magic Eye

Filed under: Coretan Ilmu - Administrator @ 9:43 am

Dalam sebuah harian di Inggris, Sunday Metro, saya temukan berita sbegai berikut:

Eric Saffin, 77, from Taunton, Somerset, lost his left eye after developing an extremely rare form of the disease last year.

But medical experts at Moorfields Eye Hospital, London, built him an amazing acrylic replica which fits to his glasses and looks just like the real thing.

simbah_magic_eye.jpg

"I call it my London eye," Mr Saffin said today.

  (more…)

October 30, 2007

Rumah Alternatif

Filed under: Laporan - Administrator @ 9:52 am

Beberapa tulisan saya ampirkan dan lebih sering di rumah yang ini:

PakarFisika

Terima kasih atas kunjungan Anda…

October 29, 2007

Tanya-Jawab Hilal Cakung

Filed under: Laporan - Administrator @ 5:10 pm

Agak bingung  juga mau nulis apa dulu karena ide selama liburan bermunculan agak banyak..Sebelumnya, tepat menjelang penentuan awal Syawwal 1428 H, malam hari saat mau pilih Jum’at tgl 12 atau Sabtu tgl 13  Okt 2007 sebagai hari pertama bulan Syawwal 1428 H, saya sempat ngobrol kepada pak Toha perihal hilal Cakung. Sore hingga malamnya, saya dan Pak Toha bersama rekan2 BHR DIY, UII, UIN Suka, JAC, beberapa Tim Rukyah dari berbagai Pesantren, melakukan rukyah hilal di Bukit Syekh Bela-Belu Pantai Parangkusumo Bantul DIY.

Selanjutnya di milis RHI, obrolan ini agak lebih detail dan berikut saya kopikan hasil diskusi sederhananya…

More...
mochamad rofiq <ki_rofiq@…> wrote:
Kemarin(20/10/2007) saya baru dapat sms bahwa"hasil rukyat di lajnah falakiyah AL HUSNIYAH Cakung JKT.
 

pada tanggal 11 Oktober 2007 sbb :
tinggi hilal 3.35′.59" ,              >>>>  ini adalah hasil hisab bukan rukyat
umur hilal 14 mnt 24 detik.  >>>>  ini juga hasil hisab
Dengan saksi :H.m.Labib. 2.Forkhon. 3.A.Zain. 4.Muzbiwijdi
Data ini dihitung menggunakan Hisab Taqribi (hitungan kasar) sehingga tidak akurat
ditengarai Tim Cakung menggunakan Kitab Sulam al Naiyroin
(Menurut kitab ini, ijtimak terjadi pada 10:27 WIB )
Dari  ijtimak sd sunset sekitar 7 jam   shg :
7 jam x 0,5° (ketertinggalan bulan selama 1 jam=0,5°)  = 3°30′ (kasarnya)
karena gerak bulan juga sekitar 4° per menit maka     tg= 3°30′ (3,5°) sampai
tg=0 (bulan terbenam) >>  perlu waktu 3,5x4 menit = 14 menit
( begitu cara mereka menghisab tanpa memperhitungkan faktor2 astronomis;
kerendahan ufuk (dip), refraksi atmosfer, semi diameter bulan/matahari, ketinggian tempat,
faktor ketelitian hitungan (digit) dsb mereka abaikan sgh hasilnya kasar)  Tapi mereka mantap betul dengan hasil tsb >>>  3,5° ketinggian hilal  yg membuat mereka begitu percaya diri dapat melakukan rukyat (menurut mereka angka ketinggian hilal minimal agar bisa dirukyat adalah 2°  (padahal angka ini juga masih jauh dari kriteria sains))  apalagi hasil hisab yg terpaut jauh dg perhitungan modern ( 0° 21′ 06" )   ada selisih sekitar 3°.
 

Tambahan:.
Data Hisab Modern (menggunakan Software Starrynight pro Plus 6.06 untuk wilayah Cakung, Jakarta Timur  Long:106:49:00E dan Lat:06:10:00S Tinggi: 50m dpl)
pada 11 Oktober 2007 adl. sbb:
 
Ijtimak Geosentrik : 12:02 WIB        (dilihat dari pusat bumi)
Ijtimak Toposentrik : 12:33 WIB       (dilihat dari lokasi ybs)
Matahari terbenam : 17:46 WIB       (seluruh piringan matahari masuk ufuk Mar’i / visibel horizon)
Bulan terbenam  : 17:48 WIB
Azimuth bulan : 258°44′
Azimuth matahari : 262°54′
 
Tinggi bulan saat matahari terbenam : 0° 21′ 06"  (dia atas ufuk Mar’i / visibel horizon)
Lama hilal di atas ufuk : 2 menit  (sunset-moonset)
Umur bulan dari ijtimak sampai saat matahari terbenam 17:46 - 12:02 = 5jam 44 menit
=======================================================
PADA KONDISI SEPERTI INI MUSTAHIL HILAL/BULAN DAPAT DIRUKYAT
=======================================================
 
 
Catatan : Software Starrynight Pro Plus 6.06 menggunakan algoritma Chapront ELP2000/82 yang hanya menghasilkan kesalahan sudut rata2  0,027° melenceng dari posisi sesungguhnya (sementara sudut diameter bulan cukup besar yaitu sekitar 0,5°) 
 
 
Yg ingin saya tanyakan:
 
1.Benarkah hilal terlihat di wilayah cakung?RHI kan juga melakukan pengamatan disana.
 
Tim RHI di JIC (Jakarta Timur) maupun yang bergabung di Cakung  tidak melaporkan dapat melihat hilal (karena memang mustahil). Posisi Cakung yang terlalu rendah membuat lokasi ini juga akhirnya tidak ideal untuk observasi hilal. Berdasarkan hasil observasi horizon barat dari Cakung berada di atas ufuk Hakiki sekitar 1° akibat pemukiman dan perkotaan belum lagi tingkat polusi udara langit Barat yang tepat berada di atas kota Jakarta.
Menurut laporan pengamat sering terlihat cahaya/lampu pesawat dari arah bandara sukarno-hatta terutama saat setelah maghrib sehingga ini dicurigai sebagai penyebab laporan rukyat dari cakung. Namun sayang tim Cakung menolak jika diajak pendampingan dengan alasan mengganggu.
 
 
2.Benarkah data2 hasil rukyat tersebut?
Yang disebutkan itu adalah data hisab bukan data rukyat. Data rukyat dilakukan pengukuran saat hilal terlihat : Dimana, kapan, bentuknya seperti apa  syukur disertai bukti fisik berupa hasil pemotretan atau video. Tapi sayang tim rukyat cakung tidak mencantumkan data2 tersebut, justru yg dicantumkan dalam laporan itsbatnya adalah data hasil hisab.
 
 
3.Kalau saudi 1 syawalnya tgl 12/10/2007 ,mesir 13/10/2007,indonesia 13/10/2007,berarti di dunia ini tanggal 1syawal nya bisa berlainan(bahkan ada 3 hari), apakah secara ilmiah ini mungkin?
Terjadinya perbedaan pada kalender komariyah secara ilmiah mungkin saja. Kenapa? sebab kriteria tunggal penanggalan tersebut memang belu disepakati. Masing2 pihak memiliki kriteria sendiri untuk menentukan awal bulannya akibatnya tidak hanya 3 hari berselisih bahkan bisa 4 hari. Dan menjadi hal yang mustahil untuk menyatukan kalender ini karena bentuk bumi yang bulat dan kita juga masih terpengaruh sistem kelender masehi.
Kita harus sepakati dulu dimana mulainya hari misalnya hari Jumat dimulai dari mana? Negeri mana yang berhak Jumatan dulu? Arab? Indonesia? Atau dimulai dari tempat yang pertama kali melihat hilal? (seharusnya demikian). Lalu dimana yang paling tepat? tempat ini jelas selalu bergeser..  atau kita menggunakan aturan kalender masehi untuk menentukan hari dan menggunakan kalender hijriyah untuk awal bulan? yg jelas standard ganda penggunaan kelender ini juga menjadi masalah.
 
Padahal kalau dikatakan contoh di Indonesia tanggal 1 januari 2009,maka seluruh dunia pasti juga tanggal 1 januari 2009, tapi kalau 1syawal kok bisa lebih dari 1?
 
Tidak juga, coba saat kita rame2 merayakan tahun baru 1 Januari pukul 00:00  di benua amerika masih tanggal 31 desember siang dan mereka harus menunggu 12 jam lagi untuk merayakannya.
Dan saat di benua amerika hiruk pikuk merayakan tahun baru sampai tanggal 1 sore harinya  kita di Indonesia sudah masuk tanggal 2.

Namun masih beruntung kalender masehi ini karena kriteria dan batasnya telah disepakati bersama walaupun untuk itu butuh waktu ratusan tahun sampai seluruh dunia mau mengakuinya….
 
 
ma’af atas ketidaktahuan saya.
sama2 kita saling belajar…
 
 
Salam,
Mutoha
dari: http://tech.groups.yahoo.com/group/rukyatulhilal/message/324

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King