Rumah Alternatif
Beberapa tulisan saya ampirkan dan lebih sering di rumah yang ini:
Terima kasih atas kunjungan Anda…
Beberapa tulisan saya ampirkan dan lebih sering di rumah yang ini:
Terima kasih atas kunjungan Anda…
Agak bingung juga mau nulis apa dulu karena ide selama liburan bermunculan agak banyak..Sebelumnya, tepat menjelang penentuan awal Syawwal 1428 H, malam hari saat mau pilih Jum’at tgl 12 atau Sabtu tgl 13 Okt 2007 sebagai hari pertama bulan Syawwal 1428 H, saya sempat ngobrol kepada pak Toha perihal hilal Cakung. Sore hingga malamnya, saya dan Pak Toha bersama rekan2 BHR DIY, UII, UIN Suka, JAC, beberapa Tim Rukyah dari berbagai Pesantren, melakukan rukyah hilal di Bukit Syekh Bela-Belu Pantai Parangkusumo Bantul DIY.
Selanjutnya di milis RHI, obrolan ini agak lebih detail dan berikut saya kopikan hasil diskusi sederhananya…
![]()
mochamad rofiq <ki_rofiq@…> wrote:
Kemarin(20/10/2007) saya baru dapat sms bahwa"hasil rukyat di lajnah falakiyah AL HUSNIYAH Cakung JKT.
pada tanggal 11 Oktober 2007 sbb :
tinggi hilal 3.35′.59" , >>>> ini adalah hasil hisab bukan rukyat
umur hilal 14 mnt 24 detik. >>>> ini juga hasil hisab
Dengan saksi :H.m.Labib. 2.Forkhon. 3.A.Zain. 4.Muzbiwijdi
Data ini dihitung menggunakan Hisab Taqribi (hitungan kasar) sehingga tidak akurat
ditengarai Tim Cakung menggunakan Kitab Sulam al Naiyroin
(Menurut kitab ini, ijtimak terjadi pada 10:27 WIB )
Dari ijtimak sd sunset sekitar 7 jam shg :
7 jam x 0,5° (ketertinggalan bulan selama 1 jam=0,5°) = 3°30′ (kasarnya)
karena gerak bulan juga sekitar 4° per menit maka tg= 3°30′ (3,5°) sampai
tg=0 (bulan terbenam) >> perlu waktu 3,5x4 menit = 14 menit
( begitu cara mereka menghisab tanpa memperhitungkan faktor2 astronomis;
kerendahan ufuk (dip), refraksi atmosfer, semi diameter bulan/matahari, ketinggian tempat,
faktor ketelitian hitungan (digit) dsb mereka abaikan sgh hasilnya kasar) Tapi mereka mantap betul dengan hasil tsb >>> 3,5° ketinggian hilal yg membuat mereka begitu percaya diri dapat melakukan rukyat (menurut mereka angka ketinggian hilal minimal agar bisa dirukyat adalah 2° (padahal angka ini juga masih jauh dari kriteria sains)) apalagi hasil hisab yg terpaut jauh dg perhitungan modern ( 0° 21′ 06" ) ada selisih sekitar 3°.
Tambahan:.
Data Hisab Modern (menggunakan Software Starrynight pro Plus 6.06 untuk wilayah Cakung, Jakarta Timur Long:106:49:00E dan Lat:06:10:00S Tinggi: 50m dpl)
pada 11 Oktober 2007 adl. sbb:
Ijtimak Geosentrik : 12:02 WIB (dilihat dari pusat bumi)
Ijtimak Toposentrik : 12:33 WIB (dilihat dari lokasi ybs)
Matahari terbenam : 17:46 WIB (seluruh piringan matahari masuk ufuk Mar’i / visibel horizon)
Bulan terbenam : 17:48 WIB
Azimuth bulan : 258°44′
Azimuth matahari : 262°54′
Tinggi bulan saat matahari terbenam : 0° 21′ 06" (dia atas ufuk Mar’i / visibel horizon)
Lama hilal di atas ufuk : 2 menit (sunset-moonset)
Umur bulan dari ijtimak sampai saat matahari terbenam 17:46 - 12:02 = 5jam 44 menit
=======================================================
PADA KONDISI SEPERTI INI MUSTAHIL HILAL/BULAN DAPAT DIRUKYAT
=======================================================
Catatan : Software Starrynight Pro Plus 6.06 menggunakan algoritma Chapront ELP2000/82 yang hanya menghasilkan kesalahan sudut rata2 0,027° melenceng dari posisi sesungguhnya (sementara sudut diameter bulan cukup besar yaitu sekitar 0,5°)
Yg ingin saya tanyakan:
1.Benarkah hilal terlihat di wilayah cakung?RHI kan juga melakukan pengamatan disana.
Tim RHI di JIC (Jakarta Timur) maupun yang bergabung di Cakung tidak melaporkan dapat melihat hilal (karena memang mustahil). Posisi Cakung yang terlalu rendah membuat lokasi ini juga akhirnya tidak ideal untuk observasi hilal. Berdasarkan hasil observasi horizon barat dari Cakung berada di atas ufuk Hakiki sekitar 1° akibat pemukiman dan perkotaan belum lagi tingkat polusi udara langit Barat yang tepat berada di atas kota Jakarta.
Menurut laporan pengamat sering terlihat cahaya/lampu pesawat dari arah bandara sukarno-hatta terutama saat setelah maghrib sehingga ini dicurigai sebagai penyebab laporan rukyat dari cakung. Namun sayang tim Cakung menolak jika diajak pendampingan dengan alasan mengganggu.
2.Benarkah data2 hasil rukyat tersebut?
Yang disebutkan itu adalah data hisab bukan data rukyat. Data rukyat dilakukan pengukuran saat hilal terlihat : Dimana, kapan, bentuknya seperti apa syukur disertai bukti fisik berupa hasil pemotretan atau video. Tapi sayang tim rukyat cakung tidak mencantumkan data2 tersebut, justru yg dicantumkan dalam laporan itsbatnya adalah data hasil hisab.
3.Kalau saudi 1 syawalnya tgl 12/10/2007 ,mesir 13/10/2007,indonesia 13/10/2007,berarti di dunia ini tanggal 1syawal nya bisa berlainan(bahkan ada 3 hari), apakah secara ilmiah ini mungkin?
Terjadinya perbedaan pada kalender komariyah secara ilmiah mungkin saja. Kenapa? sebab kriteria tunggal penanggalan tersebut memang belu disepakati. Masing2 pihak memiliki kriteria sendiri untuk menentukan awal bulannya akibatnya tidak hanya 3 hari berselisih bahkan bisa 4 hari. Dan menjadi hal yang mustahil untuk menyatukan kalender ini karena bentuk bumi yang bulat dan kita juga masih terpengaruh sistem kelender masehi.
Kita harus sepakati dulu dimana mulainya hari misalnya hari Jumat dimulai dari mana? Negeri mana yang berhak Jumatan dulu? Arab? Indonesia? Atau dimulai dari tempat yang pertama kali melihat hilal? (seharusnya demikian). Lalu dimana yang paling tepat? tempat ini jelas selalu bergeser.. atau kita menggunakan aturan kalender masehi untuk menentukan hari dan menggunakan kalender hijriyah untuk awal bulan? yg jelas standard ganda penggunaan kelender ini juga menjadi masalah.
Padahal kalau dikatakan contoh di Indonesia tanggal 1 januari 2009,maka seluruh dunia pasti juga tanggal 1 januari 2009, tapi kalau 1syawal kok bisa lebih dari 1?
Tidak juga, coba saat kita rame2 merayakan tahun baru 1 Januari pukul 00:00 di benua amerika masih tanggal 31 desember siang dan mereka harus menunggu 12 jam lagi untuk merayakannya.
Dan saat di benua amerika hiruk pikuk merayakan tahun baru sampai tanggal 1 sore harinya kita di Indonesia sudah masuk tanggal 2.
Namun masih beruntung kalender masehi ini karena kriteria dan batasnya telah disepakati bersama walaupun untuk itu butuh waktu ratusan tahun sampai seluruh dunia mau mengakuinya….
ma’af atas ketidaktahuan saya.
sama2 kita saling belajar…
Salam,
Mutoha
dari: http://tech.groups.yahoo.com/group/rukyatulhilal/message/324
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh secara resmi menyatakan hari Sabtu 27 Oktober 2007 sebagai Hari Blogger Nasional.
"Hari ini secara resmi saya menyatakan sebagai Hari Blogger Nasional. Hari ini adalah hari dimana ekspresi terutama ekspresi anak muda, karena masa depan ditentukan oleh anak muda,"
kata Menkominfo dalam sambutannya pada acara Pesta Blogger 2007 di Jakarta, Sabtu.![]()
Pesta Blogger 2007 merupakan sebuah acara yang mempertemukan para blogger dari seluruh Indonesia untuk pertama kalinya dan juga mengundang beberapa blogger dari negara tetangga untuk bertemu dan membagi pengalaman serta ilmunya.
Menkominfo mengatakan, dirinya memberikan apresiasi positif terhadap acara itu, bahkan berharap agar acara semacam itu dapat terus dilakukan setiap tahunnya dan tempat penyelenggaraanya bisa digilir digelar di kota-kota besar lain di Indonesia.
Adanya komunitas blogger di Indonesia, kata Menkominfo, dapat memberikan semangat edukasi dan bermanfaat serta memberdayakan bagi masyarakat banyak sehingga mampu memberikan suara baru edukasi Indonesia.
Makin tumbuhnya blogger di Indonesia, menurut Menkominfo merupakan tanda bahwa Indonesia merupakan negara yang menganut kebebasan bagi warganya untuk berpendapat, mengkritisi, berekspresi, berkreasi, dan pada akhirnya akan berinovasi bagi pengembangan Indonesia.
"Barangkali bisa ditambahkan tidak hanya menulis, tapi agar bisa dibuatkan lagu blogger suara baru Indonesia. Sebelum tahun 2007 ini berakhir agar sudah ada lagu untuk blogger,"
kata Nuh.
Bahkan Depkominfo, kata Nuh, menantang dan siap memberikan dukungan penuh serta menyediakan hadiah bagi penyelenggaraan acara Blogger Award Indonesia.
Sedangkan Ketua penyelenggara Pesta Blogger 2007, Enda Nasution mengatakan, hari ini merupakan hari istimewa dimana para blogger dari seluruh Indonesia bisa bertemu.
Enda mengatakan pada awalnya acara Pesta Blogger 2007 hanya diperuntukkan bagi 200 orang, akan tetapi bisa menarik perhatian sampai 500 orang dari 150 ribu blogger dari seluruh Indonesia untuk datang ke acara tersebut.
Berbagai komunitas blogger dari berbagai daerah mengirimkan perwakilannya seperti komunitas Anging Mammiri dari Makassar, Go Ranah Minang, Loenpia.net dari Semarang, komunitas blog Yogyakarta, bahkan ada dua orang blogger yang datang dari Poso, Sulawesi Tengah.
"Antusiasme yang luar biasa dan dukungan yang terus mengalir ini sangat menggembirakan dan menunjukkan betapa aktif dan solidnya komunitas blog di Indonesia. Hal ini juga memperlihatkan bahwa ada begitu banyak orang yang mulai menganggap blog secara serius sebagai alternatif media baru yang patut diperhitungkan,"
kata Enda.
Enda menambahkan jika aktivitas blogging di Indonesia ke arah yang positif, maka dia yakin blog akan menjadi "Suara Baru Indonesia" sesuai tema acara Pesta Blogger 2007.
Pada Pesta Blogger 2007 juga diadakan pemilihan Blog Favorit dengan kategori online marketing dan sales, women`s issues, teknologi, blog personal, blog selebriti, current issues, bridge blogging, dan blog pendatang baru terfavorit.
Pemilihan blog favorit tersebut akan dilakukan oleh 500 peserta Pesta Blogger 2007 untuk memilih 216 blog yang dinominasikan.
Dalam acara tersebut juga diadakan diskusi yang dipandu oleh Wimar Witoelar dengan menghadirkan Menkominfo M Nuh, Ketua Penyelenggara Enda Nasution, Andriyanto Gani dari Wikimu.com, Budi Putra dari Asia Blogger Network dan mengundang partisipasi dari para blogger yang hadir seperti musisi violin Maylafaizza.
sumber: www.mediaindonesia.com
Saya sholat Iedul Fitri 1428 H pada tgl 1 Syawwal, bertepatan dengan Sabtu 13 Oktober 2007. Sholat Ied saya dirikan dengan menjadi makmum pada jamaah sholat Ied Fitri di stadion Manahan Solo. Berangkat dari rumah sekitar 05:30. niat semula asal ketemu saja di manapun, namun melihat salah satu mobil yang membawa rombangan sholat Ied diikuti mobil lain dan beberapa kendaraan ruda dua, maka saya berubah pikiran dan ikutlah mobil itu. Karena mobil agak lambat, saya melaju sendiri. Tujuannya adalah bergabung dengan MTA yang akan melaksanakan sholat Iedul fitri 1428 H di Stadion Manahan Solo. Tiba di Stadion Manahan Solo, memasuki pintu udah dijaga petugas dan dibantu mengarahkan lokasi parkir. Sampai di tempat parkir sudah disiapkan lapangan yang wah…luas. Temennya banyak juga nih…
Sholat dimulai sekitar 06:25 dan selesai khotbah sekitar jam 07:10. Bertindak Imam dan Khotib KH. Ahmad Sukina Ketua MTA Pusat.
Dalam khotbahnya beliau menekankan agar kita waspada musuh di sekeliling kita antara lain narkoba. Pemerintah dihimbau membasmi tidak hanya jutaan unggas penyebar virus Flu burung tapi juga bandar2 obat terlarang yang beliau sebut sebagai PIL SETAN. Jamaah putri dimana2 biasanya lebihbanyak, termasuk kali ini juga demikian…
Sedang foto di bawah adalah salah satu jamaah yang terpaksa pulang duluan karena memang sudah tua…
Pak Tua ini sudah seusia simbah…moga2 dapat Lailatul Qodr ya mBah…jadi yuswonya pasti di atas 1 abad.
Assalaamu’alaiku..Wr..Wb.
Tahun 1428 H, Iedul Fitri 1 Syawwal bakal terjadi perbedaan. HISAB atawa RUKYAT???
Diskusi seputar dua kata ini telah begitu banyak di masjid2, sekolah2, kantor2, bahkan dunia maya ini.
Saya hanya bingung, laa wong untuk sekedar memperingati hari lahir saya kok pada berselisih sih..?! hehe 

Pernah saya tanyakan ke Ibu yang melahirkan saya, bahwa saya terlahir sesaat setelah Sholat Iedul Fitri ..hanya tahun berapa? Ibu saya lupa lha wong orang desa…
Makanya nama saya pakai kata2 Sugeng Riyadi, bhs jawa ini berarti Selamat Lebaran, atau Selamat Hari Raya Iedul Fitri, bhs arabnya, Taqobballahuu Minnaa wa Minkum…kata temen saya sih..
Pokoknya, mau Jum’at tgl 12 Okt 2007 atau Sabtu tgl 13 Okt 2007::: Lebaran tetap 1 Syawwal 1428 H. OK…
Wassalaamu’alaikum.. Wr. Wb.
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King